top of page

Kedai Cepat Saji Tertua di Dunia

Bisnis makanan cepat saji kuno ditemukan di Pompeii. Situs ini sudah ada sejak dua ribu tahun lalu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Amphora di termopolium atau kedai kuno di situs permukiman kuno, Pompeii.

1 Apr 2019
2 menit membaca

Diperbarui: 15 Apr

Di mana kedai cepat saji tertua di dunia? Mungkin jawabannya bisa ditelusuri di situs permukiman kuno, Pompeii. Para arkeolog baru-baru ini menemukan sebuah kedai makanan ringan kuno di Pompeii, sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia. Lukisan-lukisan berwarna-warni yang menghiasi kios itu telah bertahan hampir 2.000 tahun di bawah abu vulkanik dan batu apung.


Hasil penelitian itu diumumkan Taman Arkeologi Pompeii Jumat (29/3). Mereka merilis beberapa gambar dari sebuah kios kuno atau termopolium yang masih terawat baik. “Para peneliti berpikir kios itu mungkin pernah menyajikan makanan panas,” tulis Katherine Hignett dalam Newsweek, Jumat (29/3).


Terletak di persimpangan Vicolo delle Nozze d'Argento dan Vicolo dei Balconi, kios itu ditemukan selama penggalian di bagian Regio V di situs arkeologi. Telah ada sekira 80 termopolium yang ditemukan di Pompeii.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Menghormati bendera bukan untuk memuliakannya tapi menghargai nilai kebangsaan di dalamnya.
Menghormati bendera bukan untuk memuliakannya tapi menghargai nilai kebangsaan di dalamnya.
transparant.png
bottom of page