- 7 Apr
- 3 menit membaca
DI ANTARA perintis Kantor Berita Antara, Asa Bafagih kurang begitu populer. Sejak 1945 hingga sekarang, Kantor Berita Antara merupakan kantor berita dan lembaga penyiaran resmi milik Republik Indonesia. Nama-nama seperti Adam Malik, A.M. Sipahutar, Pandu Kartawiguna, dan Sumanang jauh lebih dikenal sebagai pendiri Antara.
“Waktu Adam Malik dan Pak Asa berani menerobos, terus mengakali para penjaga dan redaktur Domei, itu hebat. Karena waktunya cepat sekali. Tiba-tiba [berita Proklamasi kemerdekaan Indonesia] tersiar. Besoknya kita menerima pengakuan kedaulatan dari Mesir. Jadi, itu sebuah prestasi,” kata Dirut LKBN Antara, Benny Siga Butar-butar dalam diskusi buku Asa Bafagih: Diplomat & Tokoh Pers Indonesia karya Nabiel A. Karim Hayaze di Gedung Antara Heritage, Jakarta Pusat, 5 April 2026.
Dari kiprah senyap Asa Bafagih, menurut Benny, Antara yang sudah menginjak usia lebih dari delapan dekade ini harus mencari akarnya. “Identitas itu tidak boleh hilang. Asa Bafagih adalah bagian dari harapan dan kehidupan Antara dulu, sekarang dan masa depan,” katanya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















