top of page

Kehidupan di Tangsi KNIL yang Kumuh

Sisi kelam kehidupan sosial dalam barak militer KNIL. Mulai dari diskriminasi terhadap tentara pribumi hingga fenomena “anak kolong”.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Batalyon Infanteri V (KNIL) yang dokenal dengan sebutan Andjing NICA. (Arsip Nasional Belanda)

17 Apr 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 24 Jul

SETELAH lulus sekolah pendidikan perwira cadangan, resmilah Abdul Haris Nasution menjadi tentara Hindia Belanda (KNIL). Nasution tergolong perwira rendahan. Pangkatnya masih pembantu letnan satu. Bersama Kartakusumah, rekannya sesama bumiputra, Nasution ditempatkan dalam Batalion X, Kompi Jawa di bilangan Senen, Batavia.


“Kehidupan dalam tangsi ‘kompeni’ adalah merupakan pengalaman baru, terutama di mana terasa diskriminasi antara suku, Kompi I adalah Belanda, Manado, dan Kompi III adalah Jawa. Skala gaji dan menu makanan juga tidaklah sama,” kenang Nasution dalam memoarnya Memenuhi Panggilan Tugas Jilid 1: Kenangan Masa Muda.   


Nasution menuturkan kegiatan sehari-hari para serdadu adalah baris-berbaris di Lapangan Banteng, di depan kediaman Panglima Divisi I KNIL. Ada kalanya latihan luar lapangan atau latihan menembak di Sunter. Sesekali Nasution ikut komandan kompi meninjau persiapan perbentengan di Cilincing.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
transparant.png
bottom of page