top of page

Kemelut Bismarck di Atlantik

Kapal gagah kepunyaan Hitler yang dikeroyok armada Sekutu. Karam ke dasar lautan dengan panji kebesaran yang masih berkibar.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi karamnya kapal perang "Bismarck" usai dihantam armada Inggris di Atlantik. (Royal Greenwich Museum).

27 Mei 2024
6 menit membaca

Diperbarui: 14 Feb

PAGI 27 Mei 1941 itu, di Samudera Atlantik sekitar 300 mil laut sebelah barat kota pelabuhan Brest, Prancis, cuaca masih mendung dan angin kencang membuat lautan mulai ganas. Meski begitu, Armada Dalam Negeri Angkatan Laut (AL) Inggris masih terus melanjutkan misi menghabisi kapal tempur Jerman, Bismarck.


Sebelumnya, Bismarck sudah jadi sasaran pengeroyokan armada Inggris sejak 26 Mei tengah malam dan berhasil melarikan diri dengan bantuan kegelapan malam. Namun karena cuaca buruk pula, Panglima Armada Dalam Negeri Laksamana John Tovey minta menunda perburuan itu sampai paginya.


Adalah kapal penjelajah berat HMS Norfolk yang berhasil menemukan lokasi Bismarck pada pukul 08.43 pagi. Ia kemudian menginformasikan temuannya kepada kapal tempur HMS King George V. Pertempuran terakhir pun dimulai empat menit selang Bismarck terlacak.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page