- 27 Mei 2024
- 6 menit membaca
Diperbarui: 14 Feb
PAGI 27 Mei 1941 itu, di Samudera Atlantik sekitar 300 mil laut sebelah barat kota pelabuhan Brest, Prancis, cuaca masih mendung dan angin kencang membuat lautan mulai ganas. Meski begitu, Armada Dalam Negeri Angkatan Laut (AL) Inggris masih terus melanjutkan misi menghabisi kapal tempur Jerman, Bismarck.
Sebelumnya, Bismarck sudah jadi sasaran pengeroyokan armada Inggris sejak 26 Mei tengah malam dan berhasil melarikan diri dengan bantuan kegelapan malam. Namun karena cuaca buruk pula, Panglima Armada Dalam Negeri Laksamana John Tovey minta menunda perburuan itu sampai paginya.
Adalah kapal penjelajah berat HMS Norfolk yang berhasil menemukan lokasi Bismarck pada pukul 08.43 pagi. Ia kemudian menginformasikan temuannya kepada kapal tempur HMS King George V. Pertempuran terakhir pun dimulai empat menit selang Bismarck terlacak.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












