- 21 Nov 2019
- 3 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
SETELAH berhasil mengatasi kesedihan akibat kehilangan Ratu Malang, Amangkurat I mencoba bangkit. Ia telah kembali duduk di takhtanya dan perlahan memperbaiki pemerintahan yang sempat ditinggalkan. Amangkurat I berusaha keluar dari derita yang hampir menghancurkan Mataram tersebut.
Tidak ingin larut dalam kesendirian, raja kemudian menyuruh para pejabat negerinya agar dicarikan perempuan lain yang setara dengan sang pujaan hati. Namun perkara itu tidaklah mudah. Terlebih tidak banyak perempuan di dalam negeri kala itu yang kecantikannya bisa disetarakan dengan Ratu Malang.
Dikisahkan J.J. Meinsma dalam Babad Tanah Jawi: Javaanse Rijkroniek, Amangkurat I mengutus dua orang dalam misi pencarian calon kekasihnya itu, yakni Nayatruna dan Yudakarti. Sebagai petunjuk, keduanya harus bisa menemukan seorang perempuan yang “berasal dari suatu daerah dengan air sumur yang baunya segar”. Dan pencarian itu pun berakhir di wilayah tepi Kali Mas, Surabaya, Jawa Timur.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















