- 14 Okt 2019
- 4 menit membaca
Diperbarui: 25 Jun 2025
MASA baktinya memang singkat: 17 bulan. Namun jika dilihat pencapaiannya dalam memperbaiki negara, B.J. Habibie tentu saja tidak bisa dipandang sebelah mata. Pada 21 Mei 1998 , dia resmi mengemban tugas sebagai kepala negara, menggantikan kepemimpinan Presiden Soeharto yang telah berjalan sedikitnya selama 32 tahun. Tugas berat pun segera membayangi Habibie. Satu yang menjadi sorotan adalah pemberantasan dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) mantan presiden Soeharto dan jajarannya selama memegang kuasa.
Persoalan dugaan KKN pemerintahan Soeharto sebenarnya sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat. Banyak kebijakan pemerintah kala itu yang dianggap memuluskan jalan terjadinya KKN. Bahkan aktivitas keluarga Cendana (sebutan media untuk keluarga Soeharto yang tinggal di Jalan Cendana, Jakarta) pun mengarah ke sana. Puncaknya terjadi saat krisis ekonomi melanda Indonesia pada 1997. Setelah reformasi kasusnya pun mulai diselidiki.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












