top of page

Ketika Rosihan Anwar Ikut Sidang Kabinet RI

Wartawan era revolusi itu menyaksikan panasnya perdebatan para menteri dalam Kabinet Sjahrir. Agenda utamanya soal kesejahteraan pekerja di Jakarta.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sidang kabinet di Yogyakarta tahun 1947. (Perpusnas RI).

19 Feb 2021
4 menit membaca

YOGYAKARTA, Februari 1947. Sebuah mobil memasuki halaman kepresidenan. Di depan ruang tunggu pada sayap kiri gedung kediaman Presiden mobil berhenti. Menteri Sosial Maria Ulfah Santoso keluar, mengapit tas, naik ke beranda, lalu menghilang ke belakang. Wakilnya Mr. Abdulmajid Djojodiningrat mengikuti dari belakang. Langkahnya santai saja.


Tidak lama, decit ban mobil kembali menggeser pasir dan kerikil istana. Muncul Syafruddin Prawiranegara, Menteri Keuangan. Di belakangnya sang wakil Lukman Hakim terlihat berlari kecil. Mobil berikutnya tiba. Kini muncul Menteri Pekerjaan Umum Martinus Putuhena, bersama Menteri Muda Pekerjaan Umum Herling Laoh. Keduanya melempar senyum lebar ke arah wartawan Siasat Rosihan Anwar.


“Demikianlah mereka datang. Dua-dua, terkadang sendirian menyelinap dari samping seperti Menteri Negara Wikana atau melenggang besar-besar dari muka seperti Menteri Kesehatan Darmasetiawan. Demikian para menteri dalam berbagai gaya serta ragamnya datang berkumpul di Kepresidenan untuk bersidang jam 10 pagi sebagaimana tercantum dalam acara rapat,” kata Rosihan dalam bukunya, Sejarah Kecil Petite Histoire Indonesia Jilid 7.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Film yang kontekstual terkait kesenjangan sosial. Mendatangkan penghargaan Cannes seiring perayaan 100 tahun perfilman Korea.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Petisi Koalisi Jepang-Timor Timur menuntut pemerintah Jepang bertanggung jawab atas perbudakan seksual selama menduduki Timor Leste.
Petisi Koalisi Jepang-Timor Timur menuntut pemerintah Jepang bertanggung jawab atas perbudakan seksual selama menduduki Timor Leste.
 Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Dari Filipina, metode “quick count” merambah ke Indonesia di akhir masa Orde Baru. Hasilnya tak pernah meleset jauh dari penghitungan manual.
Rivalitas dua kiblat sepakbola dunia, Brasil-Argentina, yang abadi hingga kini.
Rivalitas dua kiblat sepakbola dunia, Brasil-Argentina, yang abadi hingga kini.
Cerita ketika Bali diluluhlantakkan oleh pandemi. Kawasan yang dulu ramai kini sepi dan sunyi.
Cerita ketika Bali diluluhlantakkan oleh pandemi. Kawasan yang dulu ramai kini sepi dan sunyi.
transparant.png
bottom of page