top of page

Ketika Rosihan Anwar Mendampingi Diplomat Inggris

Selama penyelenggaraan Perjanjian Linggarjati, Rosihan Anawar mendapat tugas melayani Lord Killearn. Pekerjaan yang dilakukan tanpa persiapan apapun

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lord Killearn makan bersama delegasi Indonesia dan Belanda di Perundingan Linggarjati. (Nationaal Archief).

4 Jan 2021
3 menit membaca

Diperbarui: 10 Mei

TAHUN baru 1946. Ibukota pemerintahan Republik Indonesia secara resmi dipindahkan dari Jakarta ke Yogyakarta. Itu terjadi lantaran tentara Belanda kerap melakukan serangkaian upaya penyerangan terhadap pucuk pimpinan Indonesia di Jakarta. Tidak diakuinya ikrar kemerdekaan 17 Agustus 1945 menjadi penyebab segala intimidasi itu terjadi. Maka kedua negara perlu segera mengambil jalan keluar atas permasalahan tersebut.


Pada akhir Agustus 1946, pemerintah Inggris mengirimkan wakilnya ke Indonesia untuk menyelesaikan perundingan antara Indonesia dan Belanda. Adalah Lord Killearn, duta istimewa Kerajaan Inggris untuk Asia Tenggara, yang diperbantukan menengahi pertemuan kedua negara berkonflik tersebut.


Pada 7 Oktober 1946, bertempat di Konsulat Jenderal Inggris di Jakarta, Perdana Menteri Sutan Sjahrir dan diplomat Belanda Prof. Schermerhorn sepakat melakukan gencatan senjata hingga perundingan di Linggarjati terlaksana. Menurut Moh. Hatta dalam Memoir, pemilihan daerah Kuningan, Jawa Barat tersebut dilakukan agar akhir perundingan diadakan di tempat yang sejuk. Pihak republik juga ingin perundingan dihadiri Sukarno-Hatta yang kebetulan sedang mengunjungi Jawa Barat dan menginap di Kuningan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page