- 16 Nov 2020
- 3 menit membaca
Diperbarui: 25 Feb
Rabu, 22 Desember 1948. Pagi sebentar lagi berakhir menyambangi Pulau Sumatra, ketika iring-iringan konvoi 6 kendaraan militer Belanda memasuki Pesanggrahan Brastagi. Setelah berhenti di depan gedung pesanggrahan, tiga orang Indonesia terlihat turun dari salah satu mobil. Mereka adalah para pemimpin Republik Indonesia (RI): Presiden Sukarno, Penasehat Presiden Sutan Sjahrir dan Menteri Luar Negeri Haji Agus Salim.
Para pelayan cepat menyongsong. Karno Sobiran, salah satu dari mereka, langsung membawakan kopor Bung Karno menuju kamar nomor satu. Usai meletakan kopor di kamar utama, dia lantas mengambil minuman untuk disuguhkan kepada Bung Karno.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












