top of page

Komikus Medan Menggambar Kartini

Komikus Zam Nuldyn memperkenalkan sosok R.A. Kartini melalui lukisan dan ilustrasinya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Kartini karya Zam Nuldyn. (Koleksi Koko Hendri Lubis).

24 Apr 2018
2 menit membaca

Diperbarui: 21 Apr

R.A. KARTINI dikenal sebagai pejuang emansipasi perempuan. Jauh sebelum pemerintah menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Nasional, hari lahirnya sudah diperingati sebagai Hari Kartini oleh sejumlah kalangan. Lukisan wajahnya pun menghiasi buku-buku sekolah.


Pada akhir 1949, Zainal Abidin Mohamad atau dikenal dengan nama Zam Nuldyn diminta oleh Departemen Penerangan untuk membuat ilustrasi dan lukisan wajah Kartini.


Siapa Zam Nuldyn? Marcel Bonneff, peneliti komik asal Prancis, dalam bukunya Komik Indonesia menyebut Zam –bersama Taguan Hardjo– sebagai seorang kreator. Zam menyumbangkan nilai estetis pada komik, yang sebelumnya kurang mendapat perhatian para komikus.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page