top of page

Kumbang Kamerun Sang Mak Comblang

Kumbang asal Afrika ini punya peran penting dalam perkelapasawitan. Ia jadi mak comblang sawit jantan dan sawit betina, dan membuat produksi sawit meningkat.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 4 Agu 2014
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 29 Jul 2025

BERSAFARI hitam dan berkacamata, Menteri Muda Urusan Peningkatan Produksi Perkebunan/Tanaman Keras Hasjrul Harahap meresmikan penyebaran kumbang kamerun (Elaeisdobius kamerunicus) di kebun kelapa sawit Pusat Penelitian Marihat (PPM) Pematangsiantar, Sumatra Utara, pada akhir Maret 1983.


Hewan asal Afrika itu sengaja didatangkan ke Indonesia untuk penyerbukan pohon kelapa sawit. “Serangga EK itu meningkatkan intensitas perkawinan bunga. Jadi buahnya lebih banyak,” ujarnya, dikutip Tempo, 16 April 1983.


Hingga awal 1980-an, produktivitas pohon sawit di perkebunan-perkebunan Indonesia terbilang rendah, jauh di bawah Malaysia. Padahal pemerintah mengandalkan sawit sebagai satu dari enam produk perkebunan penghasil devisa.


Penyerbukan (polinasi) ternyata menjadi pangkal masalah. Penyerbukan pohon sawit yang berumah satu (monoecious) bergantung pada bantuan makhluk lain. Sebab, bunga jantan dan betina berada di pohon terpisah. Jumlah bunga jantan pun lebih sedikit dibanding bunga betina. Akibatnya, hanya sebagian kecil bunga betina yang terbuahi.


Penyerbukan alami tak efisien. Sementara penyerbukan dengan serangga/kumbang lokal tak membuahkan hasil maksimal karena, selain lemah, senang menclok di pohon lain. Penyerbukan dengan tenaga manusia (assisted polination) menjadi pilihan utama hingga awal 1980-an.

“Namun, hasilnya kurang maksimal,” ujar tokoh perkelapasawitan Indonesia, Derom Bangun dalam memoarnya, Derom Bangun: Memoar “Duta Besar” Sawit Indonesia.


Dalam kunjungannya ke pabrik pengolahan sawit baru di Malaysia pada awal 1980-an, Derom kali pertama mendengar cerita tentang kumbang kamerun. Di sana dia bertemu manajer kebun Kluang milik Unilever, Mahbob Abdullah, yang sedang giat meneliti kumbang kamerun di bawah pimpinan Rahman Syed, ahli serangga dari Commonwealth Institute of Biological Control, Trinidad.


Mahbob cerita panjang-lebar mengenai penelitiannya. Menurutnya, kumbang kamerun diberdayakan Malaysia mulai 1981, dikenal sebagai “mak comblang.” Selain kuat, kelebihan kumbang kamerun berdaya jelajah lebih jauh, lebih agresif, dan hanya mau berhabitat di pohon sawit.


Melalui kerjasama tiga pihak (PPM, PT PP London Sumatera, dan Rahman Syed), Malaysia memperkenalkan kumbang kamerun ke Indonesia. Pada 6 Juli 1982, Menteri Pertanian, Soedarsono Hadisaputro mengeluarkan izin No. 03/SIP/Bun/II/1982. Indonesia mengimpor kumbang kamerun via Balai Penelitian OPRS Banting, Malaysia.


Pada Agustus 1982, sekira 4.623 pupa (kepompong) kumbang kamerun tiba di Bandara Polonia. Petugas langsung membawanya ke PPM Pematangsiantar. Dua hari kemudian, 508 pupa selamat dan berhasil tumbuh menjadi kumbang (394 jantan, 114 betina). Setelah diujicobakan dan berhasil meningkatkan produksi buah sekitar 20 persen, kumbang kamerun resmi digunakan sebagai tenaga penyerbukan di perkebunan-perkebunan sawit di seluruh Indonesia.


“Namanya secara resmi disebut serangga penyerbuk kelapa sawit (SPKS),” ujar Derom. Sejak itu, produksi sawit Indonesia meningkat pesat. “Surplus panen ternyata bukan saja mendatangkan keuntungan, melainkan efek samping yang tidak diduga.”


Indonesia kini menjadi produsen sawit terbesar di dunia. Namun, mendapat kritik tajam pemerhati lingkungan karena kerusakan hutan yang ditimbulkan akibat konversi menjadi perkebunan sawit.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
transparant.png
bottom of page