top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kunjungan Charlie Chaplin ke Indonesia

Charlie Chaplin dua kali berwisata ke Indonesia. Di salah satu kunjungannya, bintang layar perak itu mendapat hadiah tokek tembaga.

15 Apr 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Charlie Chaplin disambut meriah ketika berkunjung ke Surabaya pada April 1932. (De Indische courant, 2 April 1932).

Diperbarui: 28 Des 2025

PADA 30 Maret 1932, ratusan orang berdatangan ke pelabuhan Tanjung Priok di Batavia. Bukan untuk bongkar muat atau berlayar ke suatu tempat, melainkan menyambut bintang layar perak yang tengah populer seantero dunia, yakni Charlie Chaplin. Kabar akan kedatangan pelawak yang juga aktor dan sutradara terkenal Hollywood itu telah disiarkan oleh berbagai koran di Hindia Belanda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
Keruntuhan Bisnis Dasaad

Keruntuhan Bisnis Dasaad

Pada masanya, Agus Musin Dasaad mencapai puncak kejayaan bisnis pribumi. Kedekatannya dengan kekuasaan membuka banyak peluang sekaligus risiko. Ketika lanskap politik berubah, bisnisnya pun ikut goyah.
bottom of page