top of page

Mata-mata CIA dari Indonesia Dieksekusi Mati di Korea Utara

Perempuan Indonesia menjadi mata-mata untuk melawan Jepang dan komunis. Dieksekusi mati di Korea Utara ketika bekerja untuk intelijen Inggris dan CIA.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mata Hari, penari erotis yang jadi mata-mata Jerman pada Perang Dunia I. Dieksekusi mati di Prancis. (Bibliothèque Nationale De France/bbc.com).

19 Nov 2020
3 menit membaca

SALAH satu mata-mata perempuan terkenal di dunia adalah Mata Hari. Lahir di Belanda pada 7 Agustus 1876 dengan nama Margaretha Geertruida Zelle. Ayahnya Belanda, Adam Zelle, sedangkan ibunya keturunan Belanda-Jawa, Antje van der Meulen.


Margaretha menikah dengan seorang tentara, Rudolf John MacLeod, yang berusia 20 tahun lebih tua, pemabuk, dan suka memukulinya. Dia ikut suaminya yang bertugas di Hindia Belanda. Di Jawa, dia mulai belajar menari. Mereka punya dua anak, laki-laki dan perempuan: Norman John MacLeod dan Jeanne Louise MacLeod.


Mereka kembali ke Belanda pada 1902. Empat tahun kemudian, mereka bercerai. Margaretha kemudian pergi ke Paris, Prancis, untuk menjadi penari erotis dengan nama panggung Mata Hari.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Pemugaran gedung Sarinah akan memadukan sejarah dan modernitas. Ide awal Bung Karno bertemu dengan tantangan zaman.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
Tragedi Kanjuruhan menyisakan kisah pilu di Pintu 13. Petaka serupa juga terjadi di Argentina yang sialnya tanpa ada pihak yang bertanggungjawab.
transparant.png
bottom of page