- 7 Feb 2020
- 2 menit membaca
SEPERTI Jenderal Panggabean, penerusnya Jenderal M. Jusuf juga pernah memberi perintah aneh. Jusuf yang berasal dari Bone itu merupakan Panglima ABRI periode 1978-1983. Kali ini korbannya ialah Letkol (AL) Soedibyo Rahardjo, asisten Atase Pertahanan Indonesia urusan laut untuk Filipina.
Sekali waktu, Soedibyo menerima telepon dari Asisten Intelijen ABRI Mayjen Benny Moerdani. “Dib, itu Raja Bugis mau melakukan courtesy-call kepada Presiden Marcos. Kamu atur ya,” kata Benny sebagaimana dituturkan Sudibyo dalam otobiografinya The Admiral: Laksdya TNI (Purn.) Soedibyo Rahardjo.
Raja Bugis adalah julukan Benny Moerdani kepada M. Jusuf. Keperluan Jusuf berkorespondensi dengan Marcos bertemali dengan kepentingan diplomatik dan pertahanan TNI. Saat itu jalur logistik gerakan separatis Filipina, Moro National Liberation Front (MNLF) kerap kali melintasi perairan Indonesia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















