- 20 Nov 2022
- 5 menit membaca
Diperbarui: 11 Apr
LAHIR dan besar di Medan, Sumatra Utara, penyair legendaris Chairil Anwar punya ikatan kuat dengan Ibukota Jakarta. Di kota inilah, ia memulai perjalanan abadi menjadi penyair yang mewarnai perjalanan bangsa Indonesia. Pada 2022 ini, karya-karyanya kembali digaungkan di mana-mana sebagai peringatan seratus tahun kelahirannya.
Chairil Anwar lahir pada 26 Juli 1922. Pada usia 19 tahun, ia datang ke Jakarta, yang kala itu masih bernama Batavia. Di Jakarta, Chairil menumpang di rumah pamannya, Sutan Sjahrir, di Jalan Dambrink (kini Jalan Latuharhary) Nomor 19.
Chairil tak perlu waktu lama untuk menyesuaikan diri dan menemukan tempatnya di antara teman-teman baru, terutama ketika bicara soal kesenian. Chairil sering berkunjung ke Pasar Senen yang mana kala itu adalah tempat berkumpul dan berdiskusi para seniman, antara lain Ajip Rosidi dan Misbach Yusa Biran. Nama Chairil Anwar masih hidup di daerah ini.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















