top of page

Menumpas Gerakan Aron

Kepala polisi Jepang melakukan perjalanan propaganda melawan gerakan Aron di Sumatra Utara. Lima orang pemimpin Aron dihukum pancung.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Para kepala suku di Kabanjahe, Sumatra Timur antara tahun 1911-1914. (Tropenmuseum/Wikimedia Commons).

  • 28 Jan 2023
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 19 Jun

INOUE Tetsuro, Kepala Kepolisian Kabupaten Deli-Serdang telah mempersiapkan semuanya pada 11 Agustus 1942 untuk memberantas gerakan Aron. Ia mengumpulkan 30 kuli untuk membawa peralatan, makanan dan obata-obatan, sepuluh polisi sebagai penjaga, seorang penerjemah bahasa Karo dan seorang penerjemah bahasa Indonesia, serta seorang petani Karo sebagai pemandu. 


Tetsuro begitu detil menulis misinya itu dalam memoarnya “Bapa Jango: Bapa Djanggut” yang termuat dalam The Japanese Experience in Indonesia: Selected Memoirs of 1942–1945.


“Selain itu, kami memiliki seekor kuda bernama Marco untuk saya (ras Anglo Norman), dan dua kuda (ras lokal) untuk penerjemah. Sebelum kami berangkat, saya menginstruksikan urutan berbaris berikut (dengan kepala di sebelah kiri): polisi, pemandu, saya, penerjemah bahasa Indonesia, inspektur polisi, polisi, kuli, penerjemah bahasa Karo, polisi,” tulis Tetsuro.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Sebuah tempat penyulingan anggur berusia ribuan tahun ditemukan di Armenia.
Sebuah tempat penyulingan anggur berusia ribuan tahun ditemukan di Armenia.
Kisah suka-duka mudik Lebaran tahun ini. Dilarang karena pandemi membuat ribuan orang berbondong-bondong pulang kampung lebih awal.
Kisah suka-duka mudik Lebaran tahun ini. Dilarang karena pandemi membuat ribuan orang berbondong-bondong pulang kampung lebih awal.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Kendati pernah digugat, kasidah modern malah merentang zaman.
Kendati pernah digugat, kasidah modern malah merentang zaman.
transparant.png
bottom of page