top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Hikayat Setusuk Sate

Sate populer sejak sekira abad ke-19. Dijajakan di jalanan hingga menjadi menu wajib di meja makan orang Eropa.

4 Mei 2021

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Pedagang sate di pinggir jalan. (Wereldmuseum Amsterdam/Wikimedia Commons).

Diperbarui: 25 Apr 2025

SEHARI usai Proklamasi, dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, Sukarno terpilih sebagai presiden pertama Indonesia. Lepas sidang, dengan berjalan kaki, Sukarno pulang ke rumahnya di Jalan Pegangsaan. Di jalan, dia bertemu dengan tukang sate pinggir jalan. Lalu, meluncurlah perintah pertamanya sebagai presiden: “Sate ayam lima puluh tusuk.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Pedagang dan Pejuang dari Tanah Rencong (Bagian II)

Pedagang dan Pejuang dari Tanah Rencong (Bagian II)

Revolusi sosial memaksa Teuku Abdul Hamid Azwar berjuang di luar Aceh. Ia mendirikan perusahaan dagang untuk melegalkan penyelundupan untuk perjuangan atas usul Bung Hatta.
A Historical Pilgrimage to Petamburan, Jakarta (2)

A Historical Pilgrimage to Petamburan, Jakarta (2)

Johan Kepler Panggabean was a national entrepreneur and a friend of President Sukarno. His company, the sole agent for VW cars from Germany, went out of business following the change of power.
Raja Alam dari Sambaliung Melawan Belanda

Raja Alam dari Sambaliung Melawan Belanda

Raja Kerajaan Sambaliung di Kalimantan Utara berani melawan Belanda. Meski akhirnya kalah dan bersedia tunduk di bawah kekuasaan pemerintah kolonial.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
A Historical Pilgrimage to Petamburan, Jakarta (1)

A Historical Pilgrimage to Petamburan, Jakarta (1)

From Indonesian national soccer team coach Toni Pogacnik to race car driver Hengky Iriawan, several notable sports heroes in Indonesian history are buried at the Petamburan Public Cemetery, Central Jakarta.
bottom of page