top of page

Mula Belanda Duduki Banda Aceh

Mengubah nama adalah politik penguasa. Bandar Aceh pun diperlakukan seperti itu setelah Belanda berkuasa di Aceh.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 18 Jul 2024
  • 2 menit membaca

PERANG Aceh jadi perang yang sulit dimenangkan tentara Belanda. Sedari 1873 hingga 1904, Belanda terpaksa menguras dana sangat besar demi memenangkan perang itu. Bahkan di awal penyerangan saja, tentara Belanda sudah kehilangan Jenderal Mayor JHR Kohler.


Meski sudah menyerang pusat Kerajaan Aceh, perlawanan orang Aceh tak berhenti. Setelah kawasan yang kini disebut Banda Aceh itu dikuasai tentara Belanda, pihak pejabat Belanda menyebut kawasan itu sebagai Kutaraja.


“Banda Aceh yang sekarang itu disebut Kutaraja oleh mereka. Padahal Bandar Aceh namanya,” terang Hermansyah, filolog Aceh dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniri, kepada Historia.id.


Penggantian nama itu menjadi cara para pejabat Belanda itu untuk menunjukkan kepada ratu Belanda bahwa mereka sudah menguasai Aceh.



Kutaraja sendiri bukan sebutan yang asing di Banda Aceh. Kutaraja yang dikenal orang Aceh sebelumnya adalah nama kawasan yang menjadi semacam pusat di Bandar Aceh. “Dari Masjid Raya sampai keraton Aceh,” ujar Hermansyah menerangkan ukuran Kutaraja.


Kutaraja menjadi kota Belanda setelah Perang Aceh. Kota ini menjadi benteng dari perang konsentris yang diterapkan Belanda. Orang Belanda bertahan di sekitar Pelabuhan Ulee Lheule, yang di masa lalu terhitung agak jauh dari Masjid Raya Aceh.


Tanpa Pelabuhan Ulee Lheule, dulu kapal pedagang asing bisa masuk sampai ke Kutaraja. Di  dekat sana ada sungai yang bisa dilalui kapal kayu. Bandar Aceh di zaman pendudukan Belanda menjadi daerah yang tidak mudah dimasuki orang dari luar.


“Dulu orang luar yang mau masuk Banda Aceh pakai pasport,” terang Hermansyah.



Kebijakan itu diterapkan demi keamanan pemerintah kolonial Belanda di Aceh. Sepanjang Perang Aceh hingga 1918, daerah Aceh dan sekitarnya dijadikan daerah militer. Kepala daerahnya seorang gubernur militer.


“Untuk kelancaran administrasi pemerintahan di daerah Aceh, pemerintah membangun sebuah gedung dalam kompleks bekas keraton Aceh,” catat Rusdi Sufi dalam Sejarah Kotamadya Banda Aceh.


Upaya tersebut digagas Letnan Jenderal Karel van der Heijden. Gedung yang dipakai sejak 1880 itu terkenal megah di awal abad ke-20. Belakangan, gedung dikenal sebagai Pendopo Gubernur Aceh.


Letak Pendopo itu berseberangan dengan makam bangsawan dan raja-raja Aceh, dengan sungai sebagai pembatasnya. Di situs bernama Kompleks Makam Kandang Meuh tersebut terdapat makam yang diduga makam Sultan Iskandar Muda. Setelah Belanda menduduki Aceh, pada 1883 didirikan pula sebuah gedung kolonial yang pernah berfungsi sebagai istana di areal Kandang Meuh.



Selain itu, Masjid Raya yang dulu rusak pada awal Perang Aceh, dibangun kembali. Heijden meletakkan batu pertamanya. Dari pihak Aceh, hadir Teungku Kadhi Malikul Adil dalam acara seremonial itu. Rencana membangun kembali masjid ini juga sempat terpikir oleh Jenderal van Swieten yang memimpin penyerangan terhadap Aceh.


Pembangunan Masjid Raya itu juga melibatkan pemborong Tionghoa bernama Lie A Sie, seorang letnan Tionghoa di Kutaraja. Pembangunan masjid selesai pada 1882. Namun, tiga tahun pertama setelah selesai dibangun, menurut Hermansyah, orang Aceh enggan shalat di sana. Banyak orang Aceh tak mau berurusan dengan pemerintah Hindia Belanda.


Orang Aceh yang menganggap orang Belanda di Aceh sebagai kaphe. Akibatnya, sering terjadi penusukan terhadap orang Belanda oleh orang Aceh, yang dikenal sebagi Atjeh Moord. Salah satu korban penusukan adalah Letnan Kolonel Scheepen. Perwira Belanda yang berjasa dalam fase akhir Perang Aceh itu ditusuk di Sigli pada 1913.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
In addition to the epigraphs found on the seven inscriptions, historical sources regarding Tarumanagara also come from statues and temples at two archaeological sites.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah lahir dari keluarga menak terpandang. Memilih jalan perjuangan.
bg-gray.jpg
Pernah dicampakkan dan ditipu intel Jepang, Shamsiah Fakeh lantang menyuarakan emansipasi perempuan. Dituduh bunuh anak sendiri saat gerilya di hutan.
bg-gray.jpg
Jenderal sekaligus pahlawan Italia ini sedang menakhodai kapalnya ketika Perang Aceh meletus. Di perairan Aceh, dia kena kolera.
Fenomena Lipstick Effect muncul ketika krisis ekonomi. Perempuan membeli kosmetik untuk memanjakan diri sebagai mekanisme psikologis mengatasi tekanan.
Fenomena Lipstick Effect muncul ketika krisis ekonomi. Perempuan membeli kosmetik untuk memanjakan diri sebagai mekanisme psikologis mengatasi tekanan.
Beragam faktor, terutama perubahan birokrasi dan pertanian paksa, menyengsarakan rakyat sejak era kolonial hingga Jepang. Memicu konflik antara penduduk dengan penguasa. Kebanyakan dipimpin tokoh agama.
Beragam faktor, terutama perubahan birokrasi dan pertanian paksa, menyengsarakan rakyat sejak era kolonial hingga Jepang. Memicu konflik antara penduduk dengan penguasa. Kebanyakan dipimpin tokoh agama.
Demi jaga hak, sejarah, asal-usul, dan adat-istiadat suku Muyu bagi generasi-generasi penerusnya, kepala adat marga Kimko di suku Muyu gelar tradisi pesta babi sebagai bentuk perlawanan.
Demi jaga hak, sejarah, asal-usul, dan adat-istiadat suku Muyu bagi generasi-generasi penerusnya, kepala adat marga Kimko di suku Muyu gelar tradisi pesta babi sebagai bentuk perlawanan.
Pernah ada masalah dengan pejuang seberang, Soeharto lama tidak memberi tempat orang-orang Sulawesi dalam posisi kunci militer. Jenderal M. Jusuf pengecualian.
Pernah ada masalah dengan pejuang seberang, Soeharto lama tidak memberi tempat orang-orang Sulawesi dalam posisi kunci militer. Jenderal M. Jusuf pengecualian.
Majalah sastra di Indonesia merepresentasikan suasana zamannya. Sastrawan generasi pertama belum menemukan formatnya hingga sastrawan Pujangga Baru menjadi pionir.
Majalah sastra di Indonesia merepresentasikan suasana zamannya. Sastrawan generasi pertama belum menemukan formatnya hingga sastrawan Pujangga Baru menjadi pionir.
Eksperimen penjara Stanford dihentikan setelah banyak tahanan yang menunjukkan gangguan psikologis dan para penjaga berlaku sewenang-wenang.
Eksperimen penjara Stanford dihentikan setelah banyak tahanan yang menunjukkan gangguan psikologis dan para penjaga berlaku sewenang-wenang.
transparant.png
bottom of page