top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Muslim Zaman Dinasti Tang

Selain para saudagar, tentara-tentara Arab yang ditawan juga berperan dalam menyebarkan Islam di China.

1 Jan 2018

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Patung 61 Pejabat Asing (Liushiyi Fan Chen) di Mausoleum Qianling, Kabupaten Qian, sebelah barat laut Chang'an, Shaanxi, China. Diyakini dibuat pada masa Dinasti Tang. Di belakang masing-masing patung tergurat nama dan asal negerinya. Peroz III termasuk di dalamnya. (baidu.com).

SAMPAI tulisan ini digarap, belum ditemukan literatur era Dinasti Tang (618-907) yang membahas secara benderang soal adanya penganut Islam –baik itu orang China sendiri atau pun mereka yang berasal dari wilayah kekuasaan kekhalifahan yang membentang begitu luas– di China. Keberadaan muslim di China zaman Dinasti Tang hanya didasarkan pada asumsi bahwa pedagang, diplomat, dan atau prajurit yang disebut catatan-catatan China klasik berasal dari Dashi alias Arab, adalah menganut Islam dan karenanya keturunan mereka setelah menikah dengan penduduk lokal juga mengimani agama yang sama dengan leluhurnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
Keruntuhan Bisnis Dasaad

Keruntuhan Bisnis Dasaad

Pada masanya, Agus Musin Dasaad mencapai puncak kejayaan bisnis pribumi. Kedekatannya dengan kekuasaan membuka banyak peluang sekaligus risiko. Ketika lanskap politik berubah, bisnisnya pun ikut goyah.
bottom of page