top of page

Napas Sang Kalawarti

Panjebar Semangat didirikan dr. Soetomo, tokoh Boedi Oetomo. Majalah berbahasa Jawa ini diterbitkan ketika bahasa Indonesia masih jarang digunakan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kantor redaksi majalah Penjebar Semangat. (Fajar Riadi/Historia.ID).

9 Mar 2023
7 menit membaca

SEPUCUK surat tiba di kantor redaksi Panjebar Semangat di Jalan Bubutan 87 Surabaya. Pengirimnya pensiunan pegawai negeri di Surakarta, Jawa Tengah. Dalam suratnya, ia menulis mohon pamit. Ia hendak undur diri sebagai pembaca. Musababnya, di usia 83 tahun, penglihatannya rabun. Ia ingin melanjutkan berlangganan namun tak ada anggota keluarganya yang mau membaca majalah ini.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page