- 7 Agu 2023
- 6 menit membaca
Diperbarui: 28 Apr
BARU sekira pukul 11 pagi saat diktator fasis Italia Benito Mussolini baru melangkahkan kakinya masuk lift di kediaman pribadinya, Palazzo Venezia, Roma, Italia pada 7 Agustus 1941. Tetiba saja seorang pejabat bawahannya datang tergesa-gesa dengan membawa kabar pahit.
“Duce, ada kecelakaan (pesawat) di Pisa! Putra Anda Bruno terluka dan kondisinya kritis,” kata pejabat itu, dikutip Richard Collier dalam Duce! The Rise and Fall of Benito Mussolini.
Bruno yang dimaksud adalah anak ketiga Mussolini dari istri keduanya, Rachele Guidi. Mussolini terdiam dengan tatapan hampa. Ia keluar lagi dari lift untuk merapat ke pejabat itu dan bertanya dengan setengah berbisik. “Apakah dia tewas?” Tetapi sang pejabat pembawa kabar buruk itu belum bisa memastikan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















