top of page

Operasi Khusus Subyakto

Setelah keluar dari Angkatan Laut Kerajaan Belanda, Subyakto memimpin Special Operation. Meski singkat operasi khusus ini melatih banyak perwira ALRI.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Laksamana TNI R. Subyakto (1917–1999). (Wikimedia Commons).

  • 17 Mar 2023
  • 2 menit membaca

KAPAL selam K-15 milik Koninklijk Marine (KM) atau Angkatan Laut Kerajaan Belanda merapat di Tanjung Priok, Jakarta pada September 1945. Seorang awaknya memutuskan keluar untuk bergabung dengan Republik Indonesia yang baru merdeka.


“Subyakto pergi setibanya di Tanjung Priok (Jakarta) September 1945,” kata Aart Hopman, perwira muda di K-15 dalam majalah Klaar voor Onderwater No. 117 tahun 2011.


Letnan Laut Kelas Tiga R. Subyakto dan Perwira Administrasi Kelas Dua Washington Siahaan resmi keluar dari Angkatan Laut Kerajaan Belanda terhitung sejak 1 Januari 1947 berdasarkan Koninklijk Besluit van 16 Januari 1947 No. 25, sebagaimana diwartakan koran Nederlandsche Staatscourant, 7 Maret 1947. Keduanya diterima oleh Republik Indonesia yang butuh banyak tenaga pendukung di bidang militer.


Tak lama setelah keluar dari Angkatan Laut Kerajaan Belanda, Subyakto bertugas di Singapura. Sekitar tahun 1947, sebut Aboebakar Loebis dalam Kilas Balik Revolusi: Kenangan, Pelaku dan Saksi, Subyakto menjadi wakil ALRI di Singapura dan terlibat dalam usaha pembelian kapal untuk Republik Indonesia.



Blokade ekonomi yang dilakukan Belanda di laut dan udara menyulitkan Republik Indonesia. Untuk menembus blokade Belanda, Bagian V (KP-V), badan intelijen Kementerian Pertahanan, yang dikepalai Kolonel Abdul Rachman Atmosudirdjo membentuk Special Operation atau operasi khusus. Menteri Pertahanan Amir Sjarifuddin menyadari potensi Subyakto karena bekas awak kapal selam Angkatan Laut Kerajaan Belanda.


Pada suatu hari di bulan November 1947, Subyakto mendapat telegram dari Abdul Rachman Atmosudirdjo. Seperti Subyakto, Abdul Rachman Atmosudirdjo juga bekas Letnan Laut Kelas Tiga di Angkatan Laut Kerajaan Belanda pada waktu Perang Dunia II.


“Saudara diangkat menjadi Komandan Special Operation dengan pangkat Letnan Kolonel I dengan gaji Rp400,” tulis Abdul Rachman Atmosudirdjo kepada Subyakto seperti tersimpan dalam Arsip Kementerian Pertahanan RI No. 275. Subyakto menerima tugas itu untuk menyiapkan kader-kader penembus blokade Belanda.



Dalam Special Operation, Subyakto dibantu Bagus Nacis Djajadiningrat, bekas taruna Akademi Angkatan Laut Belanda di Surabaya; Kanido Rachman Masjur, keluaran Akademi Militer Breda; Eddy Martadinata, perwira kapal didikan Angkatan Laut Jepang; dan R. Iskak, seorang guru olahraga; dan lainnya.


Menurut Arsip Kementerian Pertahanan RI No. 269, Special Operation berusaha menghimpun bekas pelaut dari Jawatan Perhubungan Laut Belanda, Angkatan Laut Belanda, dan lainnya. Kemudian calon peserta pelatihan diambil dari bekas siswa sekolah Angkatan Laut di Kalibakung. Arsip Kementerian Pertahanan RI No. 268 menyebut mereka dilatih di Sarang Garoeda Complex, Sarangan.


Subyakto tidak lama memimpin Special Operation karena KP-V bubar setelah Perdana Menteri Amir Sjarifuddin lengser. Meski berumur pendek, Special Operation telah melatih banyak perwira ALRI, di antaranya Sudomo, Muljadi, dan Yos Sudarso.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Karangan bunga bukan sekadar dekorasi. Tiap bunga memiliki makna, mulai dari tanda cinta hingga peringatan yang mendorong munculnya floriografi atau bahasa bunga.
Karangan bunga bukan sekadar dekorasi. Tiap bunga memiliki makna, mulai dari tanda cinta hingga peringatan yang mendorong munculnya floriografi atau bahasa bunga.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
transparant.png
bottom of page