- 6 Jun 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 10 Apr
SUNGAI Musi dengan Jembatan Amperanya kini merupakan ikon kota Palembang bersama pempek. Sungai sepanjang 750-an kilometer itu telah lama menjadi urat nadi kehidupan kota teramai di bagian selatan Sumatra itu. Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga hari ini.
“Lokasi ibukota Sriwijaya dekat dengan Kota Palembang sekarang, tepatnya di pinggir Sungai Musi. Sriwijaya mengalami perkembangan secara terputus-putus antara abad ke-7–ke-13, walaupun tidak selalu berpusat di Palembang,” tulis Anthony Reid dalam Sumatera Tempo Doeloe: Dari Marco Polo sampai Tan Malaka.
Peran penting itu terus berlanjut hingga ketika Sriwijaya telah runtuh. Di zaman Kesultanan Palembang, kota ini sudah terkenal ramainya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















