top of page

Palu Arit dan Baju Hijau

PKI dan TNI pernah saling membantu. Krisis politik 1959 pangkal ketegangan mereka. Huru-hara 1965 merusak hubungan mereka selamanya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ali Sastroamidjojo, A.H. Nasution, Idham Chalid dan D.N. Aidit di Istana Presiden, Jakarta, 1963. (Repro Marshall Green, Dari Sukarno ke Soeharto: G30S-PKI dari Kacamata Seorang Duta Besar).

11 Okt 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 3 Mei

SEBUAH bungalow berdiri anggun. Ia dikelilingi taman bunga. Letaknya persis di pinggir jalan raya, di sudut tikungan jalan menuju Ciloto sebelum jembatan memasuki kota Cipanas. Di tempat inilah PKI menggelar Konferensi Nasional (Konfernas) tahun 1952, kali pertama sejak Aidit mengambil-alih kepemimpinan partai.


Pukul tujuh malam, Konfernas untuk SC se-Jawa Tengah resmi dibuka. Pidato pembukaan dan pengarahan disampaikan D.N. Aidit, sekjen CC PKI. Dia mengemukakan perlunya konsolidasi dan langkah-langkah operasional di bidang organisasi, ideologi, dan perluasan gerakan massa. Keesokan harinya, dilakukan pembahasan laporan semua SC mengenai daerah masing-masing dan usul pemecahannya.


Salah satu yang dibahas adalah gerilyawan Merapi Merbabu Complex (MMC), sisa-sisa dari kekuatan bersenjata kiri. CC menginginkan agar para gerilyawan MMC bergabung dengan kesatuan-kesatuan TNI. Alasannya, dalam keadaan partai legal, tak mungkin membiarkan gerilyawan semacam MMC tetap eksis.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page