top of page

Para Panglima Pendukung Orba

Para panglima menyatakan loyal kepada Soeharto. Sebagian kemudian menyesal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Para Panglima se-Jawa: Surono Reksodimedjo, Kemal Idris, H.R. Dharsono, Amir Machmud, M. Jasin, dan Widjojo Soejono. (Repro H. Amirmachmud Prajurit Pejuang).

9 Jul 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 5 Jun

BEBAS dari penjara, kondisi kesehatan mantan Panglima Kodam Siliwangi Letjen (purn.) H.R. Dharsono memburuk. Pak Ton –panggilan akrab Dharsono– jadi rentan penyakit. Sewaktu di penjara, paru-parunya terkena bronkitis yang disebabkan lembabnya ruang penjara. Melihat koleganya yang terbaring lemah, Letjen TNI (Purn.) M. Jasin datang menjenguk ke rumah Dharsono di Bandung.


“Sin, kalau dapat memutar sejarah, sebenarnya saya ingin menarik dukungan tertulis kepada Soeharto yang ikut saya berikan tahun 1967, karena dukungan itu mencelakakan saya!” kata Dharsono kepada Jasin. Dharsono mengatakannya sambil menitikkan air mata. Perjumpaan itu dikenang Jasin dalam memoarnya, “Saya Tidak Pernah Minta Ampun Kepada Soeharto”.


Jasin dan Dharsono larut dalam nostalgia masa lalu. Haru menyeruak saat keduanya mengenang memori ketika menjadi panglima di Jawa Barat dan Jawa Timur. Senada dengan Dharsono, Jasin pun ikut menyesal. Namun dia hanya bisa menyemangati Dharsono agar lekas sembuh. Tak lama setelah pertemuan itu, Dharsono meninggal pada 5 Juni 1996.   

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Peringatan Presiden Soeharto akan menggebuk politisi sampai jenderal tercetus dari atas pesawat. Bikin geger begitu mendarat.
Peringatan Presiden Soeharto akan menggebuk politisi sampai jenderal tercetus dari atas pesawat. Bikin geger begitu mendarat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
transparant.png
bottom of page