- 19 Nov 2017
- 3 menit membaca
Diperbarui: 3 Mei
PADA 2008, tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) meneliti situs Air Sugihan, di pantai timur Palembang. Mereka menemukan sisa-sisa permukiman di lahan berawa dari awal abad Masehi. Permukiman itu diperkirakan cikal bakal atau pendahulu Kerajaan Sriwijaya.
Agustijanto Indrajaya, ketua tim peneliti, melihat adanya proses bertahap sebelum muncul Kerajaan Sriwijaya. Permukiman di situs Air Sugihan itu dalam sumber Tiongkok disebut Ko-ying dan Kan-t’o-li.
“Kita lihat Sriwijaya saja sudah sangat kompleks [tata masyarakatnya], harusnya ada satu proses menuju ke sana, nah ini di sini,” kata arkeolog Puslit Arkenas itu saat ditemui usai diskusi buku Kebangkitan dan Kejayaan Sriwijaya karya O.W. Wolters di Museum Nasional, Jakarta, Jumat (17/11).
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















