top of page

Pengawal Raja Charles Melawan Bajak Laut

Mayor J.J.E. Roy memimpin penyerangan ke markas bajak laut. Dia kehilangan banyak anak buahnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pasukan yang dipimpin Mayor J.J.E. Roy saat menyerang benteng markas bajak laut di Belitung. (Repro "Orang Indonesia dan Orang Prancis")

25 Mar 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 3 Jul

BARU juga dua minggu Mayor Just Jean Étienne Roy (1794-1871) pulang dari Solo, tugas baru sudah datang padanya. Bersama satu batalyon dari resimennya, Mayor Roy dikirim ke Belitung. Misinya: melawan bajak laut. Buku Gedenkschrift Koninklijk Nederlands-Indisch Leger 1830-1950  menyebut tentara kolonial Koninklijk Nederlandsch Indische Leger (KNIL) dikirim untuk misi tersebut pada 1835.


“Saya menerima perintah itu dengan senang hati, setidak-tidaknya menyelingi kehidupan monoton yang saya jalani sejak tiba di Pulau Jawa,” aku Mayor Roy, yang sudah dua tahun bertugas di Solo, dalam Quinze Ans De Séjour À Java (1861) yang dikutip Bernard Dorleans dalam Orang Indonesia dan Orang Perancis.


Pengiriman pasukan ke daerah yang merupakan sarang bajak laut itu dilatari oleh perampokan dua kapal pemerintah oleh bajak laut. Tak hanya merampok isi kapal, awak kapal dan tentara yang ikut kapal pun juga dihabisi. Para perompak kapal itu menurut Mayor Roy adalah orang Melayu pemberani.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page