top of page

Penulisan Sejarah Indonesia di Tangan Pramoedya

Hoakiau di Indonesia dilarang pemerintahan Sukarno, arsip diktat Sedjarah Modern Indonesia karya Pramoedya dibakar pemerintahan Soeharto.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Pramoedya Ananta Toer. (Historia.ID).

  • 8 Feb 2025
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 18 Apr

PRAMOEDYA Ananta Toer bukan orang asing dalam historiografi Indonesia. Di samping tenarnya karya-karya sastranya, Pram juga bersentuhan dengan penulisan sejarah Indonesia. Ia juga saksi sekaligus pelaku sejarah sejak masa revolusi kemerdekaan (1945-1949).


Pram melahirkan karya-karya fiksi berlatar belakang sejarah sejak era revolusi kemerdekaan dalam bentuk cerpen hingga novel. Semasa jadi perwira rendahan di Resimen Cikampek, baik sebelum maupun sesudah ia ditangkap Belanda, ia juga melahirkan karya tulis. Di antaranya Sepoeloeh Kepala Nica (1946), Krandji dan Bekasi Djatoeh (1947), Perburuan (1950), Keluarga Gerilya, dan Di Tepi Kali Bekasi (1951) yang beberapa bagian naskahnya dirampas tentara Belanda seiring Agresi Militer Belanda I (21 Juli-5 Agustus 1947). 


Karakter Minke yang terdapat di tetralogi Buru-nya (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca) pun terinspirasi dari tokoh pers R.M. Tirto Adhi Soerjo. Inspirasinya sudah eksis dalam pemikiran Pram sejak jadi dosen jurusan sejarah di Universitas Res Publica dan sebelum dijebloskan ke penjara di Pulau Buru semasa Orde Baru. Bahan-bahan dan materi tentang R.M. Tirto sudah ia kumpulkan sejak 1961 dan kemudian pencarian sumber-sumber sejarah lainnya dibantu oleh para mahasiswanya. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Cerita dari negeri yang jauh, tentang mereka yang menanti dan mengikhtiarkan keadilan.
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
Kumpulan lukisan koleksi Istana Kepresidenan kembali dipamerkan di Jakarta. Ada kisah menarik di baliknya
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Koboi sebermula seorang penunggang kuda penggembala ternak. Berubah jadi sosok heroik dan dibanggakan oleh pemuda revolusi di Surabaya.
Koboi sebermula seorang penunggang kuda penggembala ternak. Berubah jadi sosok heroik dan dibanggakan oleh pemuda revolusi di Surabaya.
RS Al-Quds dan RS Indonesia berhenti beroperasi. Menyisakan RS Al-Shifa yang bertahan di kota Gaza.
RS Al-Quds dan RS Indonesia berhenti beroperasi. Menyisakan RS Al-Shifa yang bertahan di kota Gaza.
Tak hanya iklan jual beli, agen periklanan juga memasangkan iklan pertunangan atau pernikahan. Ini kisah Hamid yang memasang iklan pertunangan palsu.
Tak hanya iklan jual beli, agen periklanan juga memasangkan iklan pertunangan atau pernikahan. Ini kisah Hamid yang memasang iklan pertunangan palsu.
transparant.png
bottom of page