- 17 Mar 2021
- 3 menit membaca
Diperbarui: 17 Apr
PENDUDUKAN ibukota, Yogyakarta, oleh pasukan Belanda (Desember 1948) membuat Dan Yon 307/Kala Hitam Divisi Siliwangi Mayor Kemal Idris memutuskan untuk long march membawa pulang pasukannya kembali ke Jawa Barat. Rute yang ditempuh untuk mencapai Jawa Barat adalah Wonosobo-Banyumas-Brebes.
“Dalam waktu relatif singkat saya instruksikan untuk segera berangkat. Sesuai rencana semua keluarga batalyon, termasuk istri saya yang sedang hamil 7 bulan mengandung anak kedua saya, Anggreswara Kemalawati, tetap tinggal di Yogyakarta. Tetapi ada di antara keluarga yang memaksa ikut. Akhirnya saya perkenankan keluarga yang memaksa harus turut dengan menanggung risiko apa yang terjadi,” kata Kemal Idris dalam otobiografinya, Bertarung dalam Revolusi.
Long march dapat berjalan dengan segera karena telah direncanakan secara matang sebelumnya. Perencanaannya bahkan sampai tingkat divisi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















