top of page

Pesta Ulang Tahun yang Gagal

Melewati bermacam rintangan berbahaya, Batalyon Kala Hitam pimpinan Kemal Idris berhasil long march kembali ke Jawa Barat. Pesta ulang tahun dihelat untuk sang komandan. Serangan Belanda mengacaukannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pasukan Batalyon Kemal Idris di tengah long march. (Repro Kemal Idris Bertarung dalam Revolusi).

17 Mar 2021
3 menit membaca

Diperbarui: 17 Apr

PENDUDUKAN ibukota, Yogyakarta, oleh pasukan Belanda (Desember 1948) membuat Dan Yon 307/Kala Hitam Divisi Siliwangi Mayor Kemal Idris memutuskan untuk long march membawa pulang pasukannya kembali ke Jawa Barat. Rute yang ditempuh untuk mencapai Jawa Barat adalah Wonosobo-Banyumas-Brebes.


“Dalam waktu relatif singkat saya instruksikan untuk segera berangkat. Sesuai rencana semua keluarga batalyon, termasuk istri saya yang sedang hamil 7 bulan mengandung anak kedua saya, Anggreswara Kemalawati, tetap tinggal di Yogyakarta. Tetapi ada di antara keluarga yang memaksa ikut. Akhirnya saya perkenankan keluarga yang memaksa harus turut dengan menanggung risiko apa yang terjadi,” kata Kemal Idris dalam otobiografinya, Bertarung dalam Revolusi.


Long march dapat berjalan dengan segera karena telah direncanakan secara matang sebelumnya. Perencanaannya bahkan sampai tingkat divisi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
<strong></strong>Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
transparant.png
bottom of page