top of page

Pidato Kebudayaan Karlina Supelli: Menuturkan Kisah Korban 1965-66 Lewat Sastra

Karya-karya Putu Oka Sukanta menuturkan kesaksian korban kejahatan negara di masa lalu. Karyanya menjadi langkah pencarian keadilan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Karlina Supelli membacakan pidato kebudayaan di Goethe Institute, Rabu, 30 Oktober 2019. (Fernando Randy/Historia.ID).

1 Nov 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 16 Mei

DERU truk dan jip memecah kebisuan malam. Kilatan lampu menyelinap ke rumah-rumah yang tanpa penerangan. Kala itu listrik dipadamkan pemerintah sejak pukul enam petang dan baru menyala lagi pukul enam pagi seiring pemberlakuan jam malam.


Lepas pukul 6 petang, tak ada lagi anak kecil bermain di halaman. “Seperti kebanyakan anak-anak yang mengalami tahun 1965-66, saya tumbuh dengan bertanya-tanya. Mulai suatu malam, orang tua saya hanya berani berbicara dengan berbisik,” kata Karlina Supelli, dosen STF Driyarkara dan astronom perempuan pertama, dalam pidato kebudayaannya di acara 80 Tahun Putu Oka Sukanta, Rabu (30/10/2019).


Karlina menceritakan masa kecilnya yang tumbuh ketika terjadi masa peralihan pasca-Peristiwa 1965. Di masa itu, ia tidak diperbolehkan main di luar setelah jam malam tiba. Sebagai anak kecil, ia jelas tak memahami arti jam malam. “Apakah jam yang hanya berdentang ketika malam?” katanya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Ragam tradisi di pentas Wimbledon. Ada yang sudah ditanggalkan, ada pula yang dipertahankan.
Ragam tradisi di pentas Wimbledon. Ada yang sudah ditanggalkan, ada pula yang dipertahankan.
Dari bersin hingga dokter pertama yang mendiagnosis penyakit kelamin. Dari penyakit mematikan sejak lama hingga program eutanasia.
Dari bersin hingga dokter pertama yang mendiagnosis penyakit kelamin. Dari penyakit mematikan sejak lama hingga program eutanasia.
transparant.png
bottom of page