top of page

Rumah Minimum ala Gubernur Pertama Jakarta

Rumah murah untuk masyarakat pas-pasan. Dibangun berdampingan dengan rumah sedang dan mewah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Rombongan Gubernur Soemarno menengkok rumah minimum di Jakarta pada 1960-an.

19 Apr 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 28 Jul

“YANG paling menekan saya ialah soal perumahan.” Begitu curahan hati Soemarno Sosroatmodjo, gubernur Jakarta 1960-1964, kepada wartawan Star Weekly, Mei 1961. Dia baru setahun menjabat gubernur, sebutan baru untuk kepala daerah Jakarta. Dulu sebutan kepala daerah Jakarta ialah walikota. Sebutan boleh beda, tapi masalah utama Soemarno serupa kepala daerah sebelumnya:  bagaimana menyediakan rumah murah.


Beban Soemarno terus bertambah. Jakarta tengah bersiap menyongsong Asian Games 1962. Pemerintah pusat meminta Soemarno ikut membantu keberhasilan pembangunan gedung, fasilitas, dan jalan penunjang pesta olahraga terbesar Asia tersebut. Sebab, pembangunan itu mengharuskan pengorbanan penduduk Jakarta. Mereka harus angkat kaki dari atas tanah merah yang jadi tumpuan tempat tinggalnya.


“Dalam hubungan itu jumlah rumah yang dibongkar dan dibangun kembali sebanyak 8.652 buah, milik 46.829 jiwa penduduk Tebet, Pejompongan, Slipi, Cikoko, dan Cileduk,” kata Soemarno dalam otobiografinya, Dari Rimba Raya ke Jakarta Raya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Cita-cita revolusi kemerdekaan Indonesia tak untuk memperlebar jurang orang kaya dan miskin dan mengabaikan hak-hak minoritas.
Cita-cita revolusi kemerdekaan Indonesia tak untuk memperlebar jurang orang kaya dan miskin dan mengabaikan hak-hak minoritas.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Willie, si singa berambut ala personel The Beatles, sang pelopor tradisi maskot.
Willie, si singa berambut ala personel The Beatles, sang pelopor tradisi maskot.
Tak dikaruniai anak, perempuan ini menanam pohon hingga hampir 70 tahun. Mengubah empat kilometer jalan gersang menjadi teduh.
Tak dikaruniai anak, perempuan ini menanam pohon hingga hampir 70 tahun. Mengubah empat kilometer jalan gersang menjadi teduh.
transparant.png
bottom of page