- 17 Feb 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 21 Feb
PESAWAT Ilyushin-18 mendarat di lapangan udara Kemayoran, Jakarta Pusat. Sesosok pria gaek bertubuh tambun dengan rambut tipis beruban turun dari pesawat. Pada 18 Februari 1960, tamu kehormatan itu berkunjung ke Indonesia: Nikita Khrushchev, Perdana Menteri Uni Soviet.
Khrushchev, pemimpin negeri komunis terbesar di dunia berpenduduk 212 juta jiwa. Kunjungannya ke Indonesia untuk kali pertama menuai sambutan luar biasa. Selain Presiden Sukarno, ratusan rakyat memadati lapangan udara ikut menyampaikan ucapan selamat datang.
Sambutan terhadap Khrushchev berlanjut ke Istana Merdeka. Untuk memukau rombongan Khruschev, Presiden Sukarno menggelar pertunjukan kesenian selama tiga setengah jam. “Upacara penyambutan yang luar biasa diatur untuk kami,” kenang Khruschev dalam Memoirs of Nikita Khrushchev: Volume 3.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












