top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Safari Nikita Khrushchev ke Indonesia

Nikita Khrushchev merupakan pemimpin negara adikuasa pertama yang berkunjung ke Indonesia. Disambut dengan penuh kehormatan.

17 Feb 2018

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Sukarno dan Nikita Khrushchev memeriksa model Stadion Gelora Bung Karno hadiah dari Uni Soviet ke Indonesia, 1960. (Arsip pribadi Igor Kashmadze).

  • 17 Feb 2018
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 21 Feb

PESAWAT Ilyushin-18 mendarat di lapangan udara Kemayoran, Jakarta Pusat. Sesosok pria gaek bertubuh tambun dengan rambut tipis beruban turun dari pesawat. Pada 18 Februari 1960, tamu kehormatan itu berkunjung ke Indonesia: Nikita Khrushchev, Perdana Menteri Uni Soviet.


Khrushchev, pemimpin negeri komunis terbesar di dunia berpenduduk 212 juta jiwa. Kunjungannya ke Indonesia untuk kali pertama menuai sambutan luar biasa. Selain Presiden Sukarno, ratusan rakyat memadati lapangan udara ikut menyampaikan ucapan selamat datang.


Sambutan terhadap Khrushchev berlanjut ke Istana Merdeka. Untuk memukau rombongan Khruschev, Presiden Sukarno menggelar pertunjukan kesenian selama tiga setengah jam. “Upacara penyambutan yang luar biasa diatur untuk kami,” kenang Khruschev dalam Memoirs of Nikita Khrushchev: Volume 3.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page