- 25 Mar 2021
- 4 menit membaca
Diperbarui: 28 Mar
PADA 26 Maret 1981 Presiden Soeharto berkunjung ke Bangkok, Thailand. Ada pembicaraan penting yang hendak dibicarakan dengan Perdana Menteri Prem Tinsulanonda. Waktu itu Kamboja sedang bergolak.
“Dalam pembicaraan tersebut telah disepakati bahwa kedua negara secara bersama-sama berkeinginan menyelesaikan masalah Kamboja melalui jalan politik dan diplomasi,” demikian keterangan dalam Jejak Langkah Pak Harto 29 Maret 1978–11 Maret 1983.
Urusan diplomatik itu beres. Selain perkara Kamboja, tidak diketahui lagi apa yang dibicarakan Soeharto dengan Prem. Soeharto pun kembali ke Jakarta.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















