- 5 Jun 2020
- 3 menit membaca
Diperbarui: 19 Mar
NEDERLANDSCHE Zendingsvereeniging (NZV) mengirim tiga zending pertama ke Jawa Barat pada 1863, yaitu C. Albers, D.J. van der Linden, dan G.J. Grashuis. Albers dan Linden untuk menyebarkan agama, sedangkan Grashuis untuk mempelajari bahasa Sunda.
NZV didirikan pada 2 Desember 1858 oleh orang-orang yang meninggalkan NZG (Nederlandsche Zendelinggenootschap), lembaga pekabaran Injil terpenting di Belanda, karena menganggap NZG telah dipengaruhi teologi modern. Menurut pandangan mereka, modernisme juga telah menular ke Nederlandsch Bijbelgenootschap (NBG). Mereka khawatir terjemahan Alkitab oleh Lembaga Alkitab Belanda itu akan terjangkit oleh rasionalisme.
"Karena itu, NZV segera mengutus seorang ahli bahasa (G.J. Grashuis) dengan tugas mengerjakan Alkitab ke dalam bahasa Sunda kendati Pengurus Pusat (NZV) tahu bahwa NBG pun sedang melakukan persiapan untuk tujuan yang sama," tulis Th. van den End dalam Sumber-sumber Zending tentang Sejarah Gereja di Jawa Barat, 1858-1963.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















