top of page

Semangat Laskar Kere

Para pelajar berjuang mempertahankan kemerdekaan. Bergabung dengan berbagai laskar. Salah satunya Laskar Kere.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ignatius Slamet Rijadi (kiri) dan Achmadi Hadisoemarto (kanan), komandan Laskar Kere.

21 Mar 2014
2 menit membaca

Diperbarui: 5 Jun

KETIKA menjadi juru kampanye Partai Demokrat di Magelang Jawa Tengah (16/3), ibu Ani Yudhoyono bertanya kepada massa, “Dadi sopo sing kere (jadi siapa yang sengsara)?” Anak-anak muda teriak serentak, “Saya...!” “Jangan begitu, nanti Allah marah,” kata ibu Ani.


Para masa awal revolusi tahun 1945, sejumlah pelajar dan pemuda pejuang Solo dengan bangga menggunakan kata “kere” untuk kesatuannya: Laskar Kere. Mereka berasal dari Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Tinggi, Sekolah Guru Atas, dan Sekolah Teknik. Mereka terjun ke berbagai front melawan tentara Inggris (Gurkha) antara Solo dan Semarang seperti Salatiga, Bawen, Banyubiru, dan Ambarawa.


Menurut buku Peranan Pelajar dalam Perang Kemerdekaan, setelah pertempuran di Susukan, kecamatan di Kabupaten Semarang, pasukan pelajar menggunakan nama Laskar Kere di bawah pimpinan Achmadi. Laskar Kere memperoleh perlengkapan keyker (keker) dengan tugas sebagai penyelidik di jembatan Sungai Tuntang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
Bola resmi era Adidas bermula pada 1970 hingga sekarang. Beberapa di antaranya dibuat di Indonesia.
Bola resmi era Adidas bermula pada 1970 hingga sekarang. Beberapa di antaranya dibuat di Indonesia.
Julen Lopetegui ditalak Spanyol jelang Piala Dunia. Dia bukan yang pertama.
Julen Lopetegui ditalak Spanyol jelang Piala Dunia. Dia bukan yang pertama.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Belajar dari Gajah Mada bahwa persatuan bukan hanya sebagai cita-cita belaka, namun menjadi misi yang harus tuntas.
Belajar dari Gajah Mada bahwa persatuan bukan hanya sebagai cita-cita belaka, namun menjadi misi yang harus tuntas.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
transparant.png
bottom of page