- 16 Feb 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 19 Mei
ISTILAH silent majority menjadi sorotan warganet setelah pelaksanaan Pemilu 2024. Istilah ini dapat diartikan sebagai bagian terbesar dari populasi suatu negara yang terdiri dari orang-orang yang tidak terlibat secara aktif dalam politik atau tidak mengekspresikan pendapat politik mereka secara terbuka. Sejak kapan istilah ini populer?
Istilah silent majority mencuri perhatian publik saat Presiden Amerika Serikat Richard Nixon menyampaikan pidato terkait Perang Vietnam pada 3 November 1969. Pidato itu kini dikenal dengan sebutan “Silent Majority Speech”. Dinamakan demikian karena Nixon meminta dukungan dari “mayoritas penduduk Amerika yang tidak secara terbuka mengekspresikan pendapat mereka” untuk upaya Vietnamisasi yang akan dilakukan oleh pemerintahannya.
Dalam otobiografinya, The Memoirs of Richard Nixon, mantan wakil presiden era pemerintahan Dwight D. Eisenhower itu menyatakan bahwa AS akan terus berjuang hingga pihak komunis setuju untuk menegosiasikan perdamaian yang adil dan terhormat di Vietnam, atau sampai Vietnam Selatan dapat mempertahankan diri mereka sendiri yang juga dikenal sebagai upaya Vietnamisasi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















