- 2 Apr 2020
- 3 menit membaca
Diperbarui: 11 Jan
HAMPIR semua anak sekolah pasti mengenal lagu Garuda Pancasila. Lagu bertempo mars itu juga tak pernah absen dari daftar lagu pada buku lagu wajib nasional. Namun, penciptanya, Sudharnoto, justru hampir dilupakan. Padahal, sepak terjangnya cukup panjang dalam sejarah musik dan kebudayaan Indonesia.
Sudharnoto lahir di Kendal, Jawa Tengah, pada 24 Oktober 1925. Meski lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, ia justru berkarier di dunia musik. Pasalnya, ibunya pandai main akordeon sedangkan ayahnya gemar main gitar, seruling, dan biola meskipun juga seorang dokter pribadi Mangku Negara VII di Surakarta.
Menurut Hersri Setiawan dalam Kamus Gestok, Sudharnoto belajar piano, not balok dan aransemen pada Jos Cleber, penggubah lagu anak-anak Daldjono alias Pak Dal, dan Maladi (pendiri RRI dan mantan menteri). Ia juga belajar pada dua pemimpin orkes, yakni Soetedjo (Orkes ALRI) dan R.A.J. Soedjasmin (Orkes Angkatan Kepolisian RI).
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















