top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Suzzanna Bangkit dari Kubur

Suzzanna, ikon film horor Indonesia yang dikenang sepanjang zaman.

30 Jun 2018

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Suzanna adalah ikon film horor Indonesia. (Vista, Maret/April 1981).

  • 30 Jun 2018
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 22 Jan

SUTRADARA Anggy Umbara menggarap film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur. Film produksi Soraya Intercine Films ini dirilis tahun 2018. Dalam wawancara di media, Anggy mengatakan film ini bukan remake, reboot, maupun biopic. Formulanya mirip film garapan Anggy sebelumnya, Warkop DKI Reborn (2016).


Kendati demikian, Anggy berjanji akan menyuguhkan sentuhan nostalgia dari film-film lama Suzzanna. Termasuk adegan-adegan ikonik dalam film horor yang dimainkan Suzzanna. Suzzanna memang dikenal lewat film-film horor. Namun, kariernya tak dimulai dari genre film yang buat bulu kuduk merinding itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page