- 21 Jul 2023
- 6 menit membaca
Diperbarui: 1 Mar
TAK ada puing-puing bekas bangunan atau benda bersejarah dari Kerajaan Pereulak (Perlak). Yang tertinggal hanyalah makam sultan dan keluarganya di beberapa tempat. Salah satunya makam Sultan Alaiddin Sayid Maulana Abdul Aziz Syah. Letaknya berada di sebuah dayah (pesantren) kecil yang sunyi. Kerajaan Perlak disebut-sebut sebagai kerajaan Islam pertama di Nusantara dan menganut mazhab Syiah.
Menurut Tengku Abdullah Muhammad, yang menjadi juru kunci sejak 12 tahun lalu, sebelum Islam masuk, Perlak sudah berhubungan dengan para pedagang dari Arab, Tiongkok, India, dan sebagainya. Pendorongnya, pesatnya perdagangan kayu Perlak, yang menjadi muasal nama daerah ini –sumber lain menyebut nama orang yang membuka daerah itu adalah Pho He La Sjahir Nuwiy.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












