top of page

Tamatnya Armada Jepang di Filipina (Bagian II–Habis)

Habis-habisan armada Jepang di Teluk Leyte. Gagal memanfaatkan momentum gegara faktor sepele.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 24 Okt 2024
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 27 Apr

KAMIKAZE yang artinya “Dewa Angin” jadi taktik “putus asa” spontan yang dilakoni para pilot Jepang sejak pembokongan Pearl Harbor (7 Desember 1941). Namun, serangan dengan taktik pesawat bunuh diri yang terorganisir secara massal baru terjadi di Palagan Laut Sibuyan (24 Oktober 1944), bagian dari Pertempuran Teluk Leyte (23-26 Oktober 1944) di Filipina. 


“Taktik-taktik kamikaze mengintegrasikan teknik-teknik inovatif yang didesain untuk mengeksploitasi kelemahan sistem pertahanana angkatan laut (AL). Menyerang secara bergerombol tapi seketika menyebar ketika sudah berada dalam jangkauan sistem pertahanan, membuat pesawat-pesawat itu sulit ditembak jatuh,” tulis Trent Hone di kolom majalah Naval History edisi Oktober 2020, “Countering the Kamikaze”. 


Adalah Panglima Armada Udara ke-1 Laksamana Takijirō Ōnishi yang mengorganisirnya sebagai bagian dari “Operasi Shō-Gō”. Taktik buah pikiran Panglima Armada Gabungan Kaigun (Angkatan Laut/AL) Jepang Laksamana Soemu Toyoda itu untuk memukul balik armada-armada Amerika Serikat pasca-pendaratan di Pulau Leyte, 20 Oktober 1944. Meski berbasis di Manila, Armada Udara ke-1 bertugas menyokong Northern Force pimpinan Laksamana Jisaburō Ozawa yang bertugas jadi umpan untuk memancing Armada ke-3 Amerika di bawah Laksamana William Halsey. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
transparant.png
bottom of page