top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Tentang Dua Kelenteng yang Bersejarah

Cheng Ho berperan dalam pendirian kelenteng Sam Poo Kong. Peziarah muslim kerap menyambangi makam di Kelenteng Ancol. Suatu yang tak lazim.

Oleh :
15 Sep 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Kelenteng Sam Po Kong. (Mahwari Sadewa Jalutama/Historia.ID).

  • 15 Sep 2024
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 31 Jan

LAKSAMANA Muslim Cheng Ho (Sam Po) tiba di Semarang pada paruh pertama abad ke-15. Dia menyinggahi sebuah masjid, yang didirikan komunitas Tionghoa Muslim, di bukit Simongan.


Di dekat masjid ada sebuah gua. Karena nyaman, Cheng Ho menggunakannya untuk bersemedi dan beristirahat. Sambil menunggu angin untuk berlayar, Cheng Ho dan rombongannya berinteraksi dengan penduduk setempat. Dia pun digelari Kong oleh penduduk, artinya orangtua yang dihormati.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page