top of page

Terbentuknya Peradaban Kepulauan

Inilah ciri-ciri peradaban kepulauan Nusantara. Masihkah kita punya?

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 28 Mar 2019
  • 2 menit membaca

Para penutur Austronesia yang berlayar ke berbagai tempat yang jauh selalu kembali ke tempat asalnya (homeland). Ada proses migrasi balik. Terciptalah jejaring tanpa melupakan asalnya. Proses globalisasi ini hanya bisa terjadi dengan teknologi kelautan yang maju. 


“Mereka tidak pernah betul-betul terpisah tapi kembali kepada hubungan di antara mereka. Dengan cara ini mereka menjalin jaringan yang tidak pernah putus dengan asalnya,” kata Daud Aris Tanudirjo, arkeolog Universitas Gajah Mada.


Mereka pun menjadi perantara pertukaran jarak jauh berbagai komoditas. Awalnya jejaring mereka untuk menjamin ketersediaan barang dan jasa. Dengan melibatkan banyak pihak, kemudian menumbuhkan watak partisipatoris.


Menurut Daud, hal itu yang memunculkan peradaban kepulauan, yaitu bukan semata-mata kepada laut, tapi keseimbangan daratan dan lautan. Karenanya orang Indonesia sering menyebut tempat hidupnya sebagai tanah air. “Bukan father land dan mother land? Tanah dan air adalah kesatuan tidak bisa dipisahkan,” ujar Daud.


Terkait dengan itu, Daud berpendapat, sebetulnya Indonesia merdeka dua kali: 17 Agustus 1945 merdeka secara teritorial daratan dan 13 Desember 1957 dengan Deklarasi Juanda menandai merdekanya perairan Indonesia. 


“Jadi ada dua tahapan seperti itu, tapi ini barangkali tentu saja bukan pandangan yang biasa, karena 17 Agustus lautnya masih sebagian internasional bukan milik Indonesia,” kata Daud.


Pengaruh Majapahit


Karakter lainnya, sebagai komunitas penjelajah, bangsa Austronesia lebih mengutamakan kuasa kelola daripada kuasa terhadap suatu wilayah. Ini muncul dalam sikap politis Majapahit. Kerajaan itu tak pernah benar-benar menguasai teritorial. Namun pengaruhnya begitu luas sebagaimana disebut dalam Kakawin Nagarakrtagama. 


“Jadi peradaban kita itu menundukkan dengan pengaruh bukan menjajah. Ia (Majapahit, red.) kemampuannya mengelola tidak perlu teritorial,” jelas Daud. 


Mereka juga punya sikap multikultur. Sikap toleran tetapi tetap memegang kecerdasan lokal (local genius)Sebabnya mereka selalu dalam kondisi persilangan budaya. Hal ini tampak dari hasil budaya materinya, misalnya pura di Bali, wayang Tiongkok-Jawa, dan arsitektur menara Masjid Kudus.


Ciri peradaban kepulauan lainnya, kata Daud, adanya harmoni antara manusia dengan manusia, manusia dengan Tuhan, dan manusia dengan alam. Sebagai bangsa penjelajah, kehidupan para penutur Austronesia seringkali menghadapi bahaya. Mereka harus membaca alam sebagai petunjuk.


“Itu masih banyak ditemui di masyarakat tradisional kita,” kata Daud. 


Terakhir, Daud menegaskan bahwa peradaban kepulauan tidak pernah lupa kepada daratan. “Kalau hanya fokus pada laut kita akan mengalami kegagalan. Jika sedang getol memperkuat di laut, jangan lupa daratan,” ujar Daud.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
transparant.png
bottom of page