top of page

Terbunuhnya Mitra Dagang VOC

Seorang bupati Cianjur tewas dalam suatu kekisruhan yang dipicu amuk para petani kopi. Kisah pembunuhannya beredar sebagai drama cinta.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Makam Aria Wiratanu Datar III di Kampung Pamoyanan, Cianjur (Hendi Jo/Historia)

26 Nov 2019
5 menit membaca

Diperbarui: 13 Mar

MAKAM tua berukuran sekira 1x2 meter itu  tersudut di Komplek Pemakaman Pamoyanan, Cianjur. Permukaanya yang dibeton seolah pintu raksasa yang terhampar di tanah. Ada nama tertera di nisannya: Raden Kanjeng Dalem Aria Wiratanu Datar IV (Dalem Dicondre).


“Beliau ini bupati ke-2 Kabupaten Cianjur,” ujar Pepet Johar, salah seorang pemilik sekaligus pengelola Museum Bumi Ageung Cianjur.


Berbeda dengan keterangan di nisan tersebut, sumber-sumber tertulis mengenai Cianjur menyebutkan bahwa Dalem Dicondre adalah Aria Wiratanu Datar III bukan Aria Wiratanu Datar IV. Keterangan tersebut misalnya disebutkan dalam buku berbahasa Sunda, Sejarah Cianjur sareng Raden Aria Wira Tanu Dalem Cikundul Cianjur karya Bayu Surianingrat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page