top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Teror DI/TII di Cililin

Pegunungan dan hutan yang mendominasi kawasan Cililin menjadi lokasi ideal bagi persembunyian DI/TII. Dan setiap saat mereka keluar hutan untuk melakukan teror.

15 Sep 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Gubernur Jawa Barat Sanusi Hardjadinata berdoa atas meninggalnya Hajati Gandaprawira yang dibunuh gerombolan DI/TII. (Mimbar Penerangan, September 1953).

  • 16 Sep 2025
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

DI usianya yang senja, Amar Sudarman masih mengingat masa-masa kelam di kampungnya bertahun-tahun lalu. Gerombolan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) mengganggu keamanan Kewedanaan Cililin –kini menjadi beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung Barat. Melakukan kekerasan, penjarahan, pembakaran, hingga pembunuhan. Pada 1952, Amar ikut bergabung dalam Organisasi Keamanan Desa (OKD) untuk menumpas DI/TII.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page