top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

The End of Life of the Old Captain

Westerling went to earn a living with utilizing his passion in music, asking for financial aid and trading, yet nothing was fruitful.

Oleh :
Historia
29 Okt 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Westerling on Dutch TV broadcast "Altijd Wat" on February 22, 2012.

  • 30 Okt 2023
  • 6 menit membaca

"FANTASTIC," exclaimed some high school students when they heard that Captain Westerling had arrived in the city of The Hague. Such euphoria and warm welcome was only natural for a patriotic soldier in those days. It was all still fresh in the memory of Peter Schumacher, one of the students in the city in the early 1960s whom Historia met at his home in Amsterdam. Schumacher is a former journalist and later became friends with Westerling.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.
The Bitter Life of Sutan Sjahrir

The Bitter Life of Sutan Sjahrir

Towards the end of his life, Sutan Sjahrir lived as a prisoner under medical care. As bitter as it was, that period was the only time his daughter ever experienced life as part of a complete family.
Demi Mudik, Serdadu Indo-Jawa KNIL Pilih Desersi

Demi Mudik, Serdadu Indo-Jawa KNIL Pilih Desersi

Bertumbuh di Jawa membuatnya punya kerinduan besar pada kampung halaman. Adanya  tawaran berpadu kenekatannya membawa George Reuneker memilih desersi demi mudik.
Di Balik Dukungan Palestina terhadap Revolusi Kemerdekaan Indonesia

Di Balik Dukungan Palestina terhadap Revolusi Kemerdekaan Indonesia

Seperti apa sebetulnya dukungan Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia yang sampai diperdebatkan ilmuwan dan pegiat media sosial beberapa waktu lalu?
Senjakala Telenovela

Senjakala Telenovela

Meski menuai pro-kontra, telenovela tetap menguasai tayangan televisi Indonesia. Kejayaan opera sabun Amerika Latin ini berakhir karena penonton jenuh dan beralih ke drama Mandarin dan Korea.
bottom of page