top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

The Fate of Native Faiths in Indonesia

Indonesia has not fully recognized native faiths.

Oleh :
6 Des 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Romo Semono Sastrohadidjojo, founder of the Kapribaden faith. (Repro of Sunday Morning magazine, May 16, 1967)

  • Aryono
  • 7 Des 2024
  • 7 menit membaca

IN his 18-square-meter living room, Subagiyo sits in a chair facing south. A key, the symbol of the Kapribaden faith organization, hangs on the wall just above his chair. On the other side of the wall is a photograph of an old man wearing a blangkon (a traditional Javanese men's headdress made from batik fabric), lurik (a traditional Javanese cloth that has a striped motif) shirt, and a batik cloth with parang motif. There's a caption underneath, saying “Romo Semono Sastrohadidjojo (1900-1981)”. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page