top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

The History of the Color Black in Fashion

Initially, the custom of wearing black only existed among the nobility in mourning. Over the course of time, black dresses crossed class boundaries and became the choice of many women.

20 Jun 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Victorian women's fashion style.

  • 21 Jun 2024
  • 5 menit membaca

BLACK and mourning have always been inseparable. The custom of wearing black in mourning, according to Françoise Piponnier and Perrine Mane in Dress in the Middle Ages, originated in medieval Spain and was later emulated by French and English nobles. One of them was Phillip the Good, Duke of Burgundy, who insisted on wearing black from the murder of his father, John the Fearless, in 1419 until the end of his reign in 1467. Not only that, but his carriage, entourage, and residence were also ornate in black. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page