top of page

Tragedi Kematian Magellan

Ferdinand Magellan tewas dalam Pertempuran Mactan di Filipina. Budaknya, Enrique de Malacca, dicurigai berkhianat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Relief Pertempuran Mactan di Quezon Memorial Shrine, Filipina. (Defenestrated Juan/Wikimedia Commons).

14 Apr 2021
4 menit membaca

MACTAN, Filipina, 27 April 1521. Ferdinand Magellan bersama 60 anak buahnya telah bersiap perang melawan penduduk Mactan tiga jam sebelum fajar. Mereka sudah berbaju zirah lengkap dengan helm. Mereka juga disertai raja lokal, pangeran, beberapa pemimpin lokal dan sekitar 30 perahu tradisional balanghai.


Perang tersebut disebabkan karena penduduk Mactan tidak mau tunduk pada perintah Magellan maupun pada raja-raja lokal yang telah memeluk Katolik. Merekapun siap bertempur. Tombak-tombak bambu dengan pucuk besi tajam dan panah-panah beracun telah disiapkan. Lubang-lubang jebakan juga telah digali di sekitar rumah-rumah penduduk. Mactan tak ingin jatuh ke tangan Magellan.


“Kapten tidak ingin berperang saat itu, tetapi mengirim pesan kepada penduduk asli melalui orang Moor yang menyatakan bahwa jika mereka mematuhi raja Spanyol, mengakui raja Kristen sebagai penguasa mereka, dan memberi upeti, kapten akan menjadi teman mereka; tetapi jika mereka menginginkan sebaliknya, mereka akan melihat bagaimana tombak kami melukai,” tulis Antonio Pigafetta dalam The First Voyage around the World (1519– 1522): An Account of Magellan’s Expedition (Theodore J. Cachey Jr., Ed.).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Meski klub-klubnya amatiran dan dicengkeram perangkat-perangkat pemerintah, Korea Utara pernah bikin kejutan di Piala Dunia.
Meski klub-klubnya amatiran dan dicengkeram perangkat-perangkat pemerintah, Korea Utara pernah bikin kejutan di Piala Dunia.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Mengutip pidato Sukarno, Basuki Tjahaja Purnama meminta pendukungnya tidak golput. Pilihlah partai politik yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.
Mengutip pidato Sukarno, Basuki Tjahaja Purnama meminta pendukungnya tidak golput. Pilihlah partai politik yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.
transparant.png
bottom of page