- 1 Agu 2022
- 3 menit membaca
Diperbarui: 4 Mei
INDONESIA dilanda krisis ekonomi sekitar tahun 1965–1966. Inflasi tinggi membuat pemerintahan Presiden Sukarno di ujung tanduk. Kala ekonomi sedang memburuk itu, Tan Tek Hoat, pemilik bank swasta malah membuat kekacauan.
Tan Tek Hoat datang ke Indonesia dari Cina daratan pada 1930-an. Pada zaman Hindia Belanda itu, dia hanyalah penjaga toko “Wie Hong Liong” di Makassar yang khusus menjual onderdil sepeda dan becak. Dari sinilah kemudian naluri bisnisnya berjalan.
Mula-mula Tan Tek Hoat menjual sepeda bekas. Tatkala datang era sepeda motor, dia berinisiatif menjadi importir motor merek DKW. Pemasarannya sukses. “Tan Tek Hoat lantas merambah dunia perbankan, dengan mendirikan Bank Benteng,” tulis majalah Gama, Juni 1999.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















