top of page

Tujuh Tahanan Politik Perempuan di Kamp Plantungan

Tahanan politik perempuan ini orang-orang terdidik yang beraktivitas dalam politik, seni, dan pendidikan. Diasingkan di Kamp Plantungan selama belasan tahun tanpa diadili.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tahanan politik perempuan di Kamp Plantungan.

4 Okt 2017
4 menit membaca

Diperbarui: 9 Jun

KAMP Plantungan terletak di kaki Gunung Prau, Kendal, Jawa Tengah. Tempat sangat terpencil ini jadi “Pulau Buru”-nya tahanan politik perempuan. Mereka yang diasingkan ke Kamp Plantungan merupakan tahanan politik golongan B, yakni terindikasi aktif dalam organisasi komunis tetapi tidak cukup bukti untuk diadili.


“Mereka sebagian besar orang-orang yang punya aktivitas politik, seni, maupun olahraga. Mereka orang-orang terdidik,” kata sejarawan Amurwani Dwi Lestariningsih kepada Historia. “Mereka yang diasingkan di Plantungan ada yang aktivis Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia), mahasiswa anggota CGMI (Consentrasi Gerakan Mahasiswa Indonesia), simpatisan PKI, tapi ada juga yang salah tangkap.”


Misalnya, Sumilah berusia 14 tahun ditangkap di Yogyakarta. Sumilah yang sebenarnya tinggal di Desa Brosot, sedangkan dia di Prambanan. Ada pula perempuan yang ditangkap sebagai jaminan atas suaminya, seperti Ratih, istri Ooloan Hutapea, anggota Politbiro CC PKI. Ratih tidak berafiliasi dengan organisasi PKI apa pun. Begitu pula dengan istri Nyono, ketua SOBSI (Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia), juga tidak aktif dalam gerakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Bergabung dengan NATO bukan hanya jadi masalah buat Presiden Rusia Vladimir Putin. Tujuh puluh tahun silam, hal itu juga menjadi masalah warga Islandia.
Bergabung dengan NATO bukan hanya jadi masalah buat Presiden Rusia Vladimir Putin. Tujuh puluh tahun silam, hal itu juga menjadi masalah warga Islandia.
Bahu-membahu di bawah panji Unifikasi. Melebur jadi satu dengan menghayati lagu “Arirang”.
Bahu-membahu di bawah panji Unifikasi. Melebur jadi satu dengan menghayati lagu “Arirang”.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Orang-orang Melanesia menyanyikan lament untuk bangkit dari duka. Menjadi sejarah lisan perjalanan manusia dalam mempertahankan hidup.
Orang-orang Melanesia menyanyikan lament untuk bangkit dari duka. Menjadi sejarah lisan perjalanan manusia dalam mempertahankan hidup.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Periode revolusi kemerdekaan pada 1945-1950 terjejaki dalam ratusan karya fotografi.
Periode revolusi kemerdekaan pada 1945-1950 terjejaki dalam ratusan karya fotografi.
transparant.png
bottom of page